-
Do you need help?
Showing posts with label asam urat. Show all posts
Banyak orang menderita penyakit asam urat. Disamping sangat menyiksa-karena menimbulkan rasa sakit persendian-juga bisa menyebabkan terbentuknya batu ginjal.
1. Hindari mengonsumsi makanan tinggi purin
Sebagian besar makanan memang mengandung purin, Apakah purin itu?, silahkan klik disini. Di bawah berikut ini adalah informasi tentang golongan tinggi rendahnya bahan makanan yg mengandung purin.
golongan yg tinggi purin :
usus, hati, paru, jantung, pankreas, otak, babat, melinjo, kerang, kepiting, cumi cumi, udang, kaldu, dan sarden.
golongan yg sedang purin :
kacang tanah, kacang hijau, kedelai, kacang polong, buncis, kacang panjang, toge, oncom, tempe, tahu, bir, tape, bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, nanas, durian, brokoli, daging ayam, daging sapi, dan ikan.
golongan yg rendah purin :
telur, susu, keju, buah buahan, padi padian, dan sayuran selain disebutkan di golongan sedang purin.
Disamping itu perlu juga menghindari makanan atau minuman yg menggunakkan ragi, misalnya roti, tapai, brem, apem, dan minuman beralkohol.
2. Banyak minum air putih
Asam urat yg tidak terpakai oleh tubuh akan dikeluarkan melalui air seni. Oleh karena itu perbanyak minum air putih. Dengan banyak minum, tentu akan sering buang air seni, sehingga kristal2 asam urat akan ikut terbuang. Dalam sehari usahakan minum minimal 2,5 liter air putih atausekitar 10 gelas.
3. Hindari terlalu lelah
Bagi orang yg pernah menderita asam urat tinggi hindari kondisi tubuh terlalu lelah. Sebab pada orang2 tertentu, kelelahan membuat metabolisme tubuh terganggu sehingga kadar asam urat darah meningkat.
4. Tidak sembarangan minum obat
Bila memiliki riwayat penyakit ginjal, jangan sembarangan minum obat. Sebab obat2an tertentu bisa mempengaruhi fungsi ginjal. Fungsi ginjal yg terganggu membuat metabolisme tubuh terganggu. Jika itu terjadi asam urat dalam tubuh kita bisa meningkat.
Source : http://forum.tabloidnova.com/showthread.php?t=4892
1. Hindari mengonsumsi makanan tinggi purin
Sebagian besar makanan memang mengandung purin, Apakah purin itu?, silahkan klik disini. Di bawah berikut ini adalah informasi tentang golongan tinggi rendahnya bahan makanan yg mengandung purin.
golongan yg tinggi purin :
usus, hati, paru, jantung, pankreas, otak, babat, melinjo, kerang, kepiting, cumi cumi, udang, kaldu, dan sarden.
golongan yg sedang purin :
kacang tanah, kacang hijau, kedelai, kacang polong, buncis, kacang panjang, toge, oncom, tempe, tahu, bir, tape, bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, nanas, durian, brokoli, daging ayam, daging sapi, dan ikan.
golongan yg rendah purin :
telur, susu, keju, buah buahan, padi padian, dan sayuran selain disebutkan di golongan sedang purin.
Disamping itu perlu juga menghindari makanan atau minuman yg menggunakkan ragi, misalnya roti, tapai, brem, apem, dan minuman beralkohol.
2. Banyak minum air putih
Asam urat yg tidak terpakai oleh tubuh akan dikeluarkan melalui air seni. Oleh karena itu perbanyak minum air putih. Dengan banyak minum, tentu akan sering buang air seni, sehingga kristal2 asam urat akan ikut terbuang. Dalam sehari usahakan minum minimal 2,5 liter air putih atausekitar 10 gelas.
3. Hindari terlalu lelah
Bagi orang yg pernah menderita asam urat tinggi hindari kondisi tubuh terlalu lelah. Sebab pada orang2 tertentu, kelelahan membuat metabolisme tubuh terganggu sehingga kadar asam urat darah meningkat.
4. Tidak sembarangan minum obat
Bila memiliki riwayat penyakit ginjal, jangan sembarangan minum obat. Sebab obat2an tertentu bisa mempengaruhi fungsi ginjal. Fungsi ginjal yg terganggu membuat metabolisme tubuh terganggu. Jika itu terjadi asam urat dalam tubuh kita bisa meningkat.
Source : http://forum.tabloidnova.com/showthread.php?t=4892
Yang dimaksud dengan asam urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Ini juga merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah.
Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu.
Normalnya, asam urat ini akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urin, tetapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang ada menyebabkan kadarnya meningkat dalam tubuh. Hal lain yang dapat meningkatkan kadar asam urat adalah kita terlalu banyak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung banyak purin. Asam urat yang berlebih selanjutnya akan terkumpul pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak.
Penderita asam urat setelah menjalani pengobatan yang tepat dapat diobati sehingga kadar asam urat dalam tubuhnya kembali normal. Tapi karena dalam tubuhnya ada potensi penumpukan asam urat, maka disarankan agar mengontrol makanan yang dikonsumsi sehingga dapat menghindari makanan yang banyak mengandung purin.
Kesimpulan singkat tentang asam urat :
Gejala Asam Urat
Solusi Mengatasi Asam Urat
Makanan yang Dihindari (mengandung banyak purin)
Sumber : kumpulan.info
Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu.
Normalnya, asam urat ini akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urin, tetapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang ada menyebabkan kadarnya meningkat dalam tubuh. Hal lain yang dapat meningkatkan kadar asam urat adalah kita terlalu banyak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung banyak purin. Asam urat yang berlebih selanjutnya akan terkumpul pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak.
Penderita asam urat setelah menjalani pengobatan yang tepat dapat diobati sehingga kadar asam urat dalam tubuhnya kembali normal. Tapi karena dalam tubuhnya ada potensi penumpukan asam urat, maka disarankan agar mengontrol makanan yang dikonsumsi sehingga dapat menghindari makanan yang banyak mengandung purin.
Kesimpulan singkat tentang asam urat :
Gejala Asam Urat
- Kesemutan dan linu.
- Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur.
- Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.
Solusi Mengatasi Asam Urat
- Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal. Kadar normalnya adalah 2.4 hingga 6 untuk wanita dan 3.0 hingga 7 untuk pria.
- Kontrol makanan yang dikonsumsi.
- Banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.
Makanan yang Dihindari (mengandung banyak purin)
- Lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak.
- Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting.
- Makanan kaleng seperi kornet dan sarden.
- Daging, telur, kaldu atau kuah daging yang kental.
- Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
- Sayuran seperti daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, buncis.
- Buah-buahan seperti durian, alpukat, nanas, air kelapa.
- Minuman dan makanan yang mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, tuak.
Sumber : kumpulan.info
Asam urat dan rematik adalah dua jenis penyakit yang sering terjadi pada manusia, terutama lansia. Keduanya penyakit ini menyerang pada bagian persendian sehingga sulit sekali untuk dibedakan. Penyakit asam urat sendiri merupakan salah satu jenis dari rematik. Sebenarnya apa sih perbedaan dari penyakit asam urat dan rematik?
Asam urat merupakan salah satu jenis penyakit yang telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Ada pula yang menyebutkan kalau penyakit asam urat merupakan penyakit tertua yang dikenal oleh manusia. Asam urat juga sering disebut sebagai “penyakit para raja” karena berkaitan dengan makanan yang enak-enak dan sering dikonsumsi oleh para raja.
Penyakit asam urat terjadi karena adanya penumpukan kristal asam urat pada bagian sendi karena kadar asam urat di dalam darah sudah terlalu tinggi dan ginjal tidak bisa lagi mengatur kestabilannya. Penumpukan asam urat pada persendian ini bisa mengakibatkan rasa sakit yang cukup hebat, terutama pada bagian persendian.
Pada umumnya, penyakit asam urat terjadi pada pria. Pada pria, kadar asam urat dalam tubuh akan meningkat seiring bertambahnya usia, sedangkan pada wanita, kadar asam urat ini akan meningkat sejak ia mengalami menopause.
Beberapa gejala yang terasa jika tubuh mengalami penyakit asam urat antara lain tubuh terasa kesemutan dan linu, rasa nyeri di bagian sendiri mulai terasa, terutama pada malam hari dan pagi hari setelah bangun tidur, dan bagian sendi yang mengalami penumpukan asam urat akan terlihat bengkak, kemerahan, terasa panas, dan sakit yang hebat.
Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami penyakit asam urat atau tidak, sebaiknya dilakukan pemeriksaan darah di laboratorium. Dari hasil pemeriksaan akan diketahui berapa kadar asam urat yang kita miliki. Normalnya, kadar asam urat pada pria berkisar antara 3,5-7 mg/dl sedangkan pada wanita berkisar antara 2,6-6 mg/dl.
Untuk mengurangi derita karena penyakit asam urat, jenis-jenis makanan yang tinggi kandungan purinnya harus dihindari. Selain itu, sebaiknya tidak mengonsumsi obat jenis aspirin. Konsumsi berbagai macam makanan yang mengandung banyak kalium, seperti sayuran, buah-buahan, kentang, alpukat, susu, yoghurt, dan pisang, serta buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk dan stroberi.
Seorang penderita penyakit asam urat juga harus banyak-banyak minum air putih agar kristal asam urat lebih mudah dikeluarkan dari dalam tubuh.
Lalu, Apakah Rematik itu ?
Rematik adalah penyakit yang menyerang persendian atau jaringan penunjang sekitar sendi. Salah satu penyebab rematik adalah kekebalan tubuh yang balik menyerang jaringan persendian. Akibatnya, tulang rawan di sekitar sendi menjadi menipis dan membentuk tulang baru.
Tulang-tulang di persendian ini kemudian bersinggungan pada saat tubuh digerakkan sehingga muncullah rasa nyeri. Rematik juga bisa merupakan gejala dari penyakit osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.
Penderita rematik biasanya mengalami rasa sakit dan pegal linu di wilayah persendian seperti lutut, sikut, pergelangan tangan dan kaki, serta bagian sendi lainnya, terutama setelah beraktivitas. Tak jarang sendi-sendinya mengalami pembengkakan karena radang.
Selain itu, sendi juga berwarna kemerahan dan terasa panas, terasa kaku pada pagi hari, dan geraknya terbatas. Rasa nyeri pada sendi akan lebih terasa jika ada perubahan cuaca dari panas ke dingin.
Penyakit rematik sebaiknya tidak dianggap sepele karena jika dibiarkan, akan menyebabkan anggota tubuh bekerja secara abnormal, misalnya muncul benjol-benjol pada tubuh, persendian kaku, sulit berjalan, dan bahkan cacat seumur hidup.
Rematik ini bisa menyerang anggota tubuh dari mulai kepala hingga kaki sehingga benar-benar harus diwaspadai. Hingga saat ini, penyebab pasti dari rematik belum diketahui secara pasti. Seiring bertambahnya usia, gejala rematik pun akan semakin terasa, terutama jika tidak ditangani dengan baik.
Untuk mengatasi penyakit rematik sebenarnya belum ada obat khusus yang bisa menyembuhkannya sampai tuntas. Obat-obatan yang banyak beredar pada umumnya hanya berfungsi untuk mengurangi rasa sakit yang muncul saat rematik ini kambuh.
Untuk mengurangi rasa nyeri, bisa juga dikompres dengan botol air panas atau kain flannel hangat. Selain itu, gejala rematik juga bisa dikurangi dengan mengonsumsi jus seledri, kubis, atau wortel.
Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya asam urat dan rematik ini. Misalnya dengan melakukan olahraga secara teratur, namun jangan sampai berlebihan karena bisa menyebabkan cedera pada otot dan sendi.
Jalan kaki juga sangat bermanfaat untuk mencegah rematik dan asam urat. Selain itu, jaga berat badan agar tetap ideal. Berat badan yang berlebihan juga dapat memicu munculnya rematik.
Jaga makanan yang dikonsumsi karena gizi yang seimbang dapat mencegah datangnya berbagai macam penyakit, termasuk asam urat dan rematik. Makanan yang mengandung omega 3 dapat menjaga kelenturan persendian.
sumber : anneahira.com
Asam urat merupakan salah satu jenis penyakit yang telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Ada pula yang menyebutkan kalau penyakit asam urat merupakan penyakit tertua yang dikenal oleh manusia. Asam urat juga sering disebut sebagai “penyakit para raja” karena berkaitan dengan makanan yang enak-enak dan sering dikonsumsi oleh para raja.
Penyakit asam urat terjadi karena adanya penumpukan kristal asam urat pada bagian sendi karena kadar asam urat di dalam darah sudah terlalu tinggi dan ginjal tidak bisa lagi mengatur kestabilannya. Penumpukan asam urat pada persendian ini bisa mengakibatkan rasa sakit yang cukup hebat, terutama pada bagian persendian.
Pada umumnya, penyakit asam urat terjadi pada pria. Pada pria, kadar asam urat dalam tubuh akan meningkat seiring bertambahnya usia, sedangkan pada wanita, kadar asam urat ini akan meningkat sejak ia mengalami menopause.
Beberapa gejala yang terasa jika tubuh mengalami penyakit asam urat antara lain tubuh terasa kesemutan dan linu, rasa nyeri di bagian sendiri mulai terasa, terutama pada malam hari dan pagi hari setelah bangun tidur, dan bagian sendi yang mengalami penumpukan asam urat akan terlihat bengkak, kemerahan, terasa panas, dan sakit yang hebat.
Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami penyakit asam urat atau tidak, sebaiknya dilakukan pemeriksaan darah di laboratorium. Dari hasil pemeriksaan akan diketahui berapa kadar asam urat yang kita miliki. Normalnya, kadar asam urat pada pria berkisar antara 3,5-7 mg/dl sedangkan pada wanita berkisar antara 2,6-6 mg/dl.
Untuk mengurangi derita karena penyakit asam urat, jenis-jenis makanan yang tinggi kandungan purinnya harus dihindari. Selain itu, sebaiknya tidak mengonsumsi obat jenis aspirin. Konsumsi berbagai macam makanan yang mengandung banyak kalium, seperti sayuran, buah-buahan, kentang, alpukat, susu, yoghurt, dan pisang, serta buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk dan stroberi.
Seorang penderita penyakit asam urat juga harus banyak-banyak minum air putih agar kristal asam urat lebih mudah dikeluarkan dari dalam tubuh.
Lalu, Apakah Rematik itu ?
Rematik adalah penyakit yang menyerang persendian atau jaringan penunjang sekitar sendi. Salah satu penyebab rematik adalah kekebalan tubuh yang balik menyerang jaringan persendian. Akibatnya, tulang rawan di sekitar sendi menjadi menipis dan membentuk tulang baru.
Tulang-tulang di persendian ini kemudian bersinggungan pada saat tubuh digerakkan sehingga muncullah rasa nyeri. Rematik juga bisa merupakan gejala dari penyakit osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.
Penderita rematik biasanya mengalami rasa sakit dan pegal linu di wilayah persendian seperti lutut, sikut, pergelangan tangan dan kaki, serta bagian sendi lainnya, terutama setelah beraktivitas. Tak jarang sendi-sendinya mengalami pembengkakan karena radang.
Selain itu, sendi juga berwarna kemerahan dan terasa panas, terasa kaku pada pagi hari, dan geraknya terbatas. Rasa nyeri pada sendi akan lebih terasa jika ada perubahan cuaca dari panas ke dingin.
Penyakit rematik sebaiknya tidak dianggap sepele karena jika dibiarkan, akan menyebabkan anggota tubuh bekerja secara abnormal, misalnya muncul benjol-benjol pada tubuh, persendian kaku, sulit berjalan, dan bahkan cacat seumur hidup.
Rematik ini bisa menyerang anggota tubuh dari mulai kepala hingga kaki sehingga benar-benar harus diwaspadai. Hingga saat ini, penyebab pasti dari rematik belum diketahui secara pasti. Seiring bertambahnya usia, gejala rematik pun akan semakin terasa, terutama jika tidak ditangani dengan baik.
Untuk mengatasi penyakit rematik sebenarnya belum ada obat khusus yang bisa menyembuhkannya sampai tuntas. Obat-obatan yang banyak beredar pada umumnya hanya berfungsi untuk mengurangi rasa sakit yang muncul saat rematik ini kambuh.
Untuk mengurangi rasa nyeri, bisa juga dikompres dengan botol air panas atau kain flannel hangat. Selain itu, gejala rematik juga bisa dikurangi dengan mengonsumsi jus seledri, kubis, atau wortel.
Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya asam urat dan rematik ini. Misalnya dengan melakukan olahraga secara teratur, namun jangan sampai berlebihan karena bisa menyebabkan cedera pada otot dan sendi.
Jalan kaki juga sangat bermanfaat untuk mencegah rematik dan asam urat. Selain itu, jaga berat badan agar tetap ideal. Berat badan yang berlebihan juga dapat memicu munculnya rematik.
Jaga makanan yang dikonsumsi karena gizi yang seimbang dapat mencegah datangnya berbagai macam penyakit, termasuk asam urat dan rematik. Makanan yang mengandung omega 3 dapat menjaga kelenturan persendian.
sumber : anneahira.com
Gallery
Labels
- ASI (1)
- LUPUS (1)
- Penuaan Dini (1)
- Tips Kesehatan (11)
- alergi (1)
- asam urat (3)
- asma (1)
- diabetes (4)
- diet (2)
- disfungsi ereksi (1)
- hepatitis (2)
- jerawat (1)
- kanker (3)
- kehamilan (2)
- kolesterol (2)
- macam penyakit (27)
- manfaat buah (7)
- manfaat sayur (2)
- masalah sex (1)
- obat (2)
- penyakit gula (1)
- penyakit jantung (6)
- penyakit kelamin (1)
- rematik (1)
- sakit kepala (2)
- sakit maag (1)
- stroke (2)
- tipes (1)
- wight loss (2)


